Validity of booklet results of characterization of morphology and anatomy of mentawa plants based on local wisdom in Dusun Timur District
DOI:
https://doi.org/10.58362/hafecspost.v3i2.84Kata Kunci:
anatomy, booklet, EDR, morphology, validityAbstrak
The lack of reference sources that discuss the characterization of plant morphology and anatomy is a challenge in the development of effective learning resources. So it is one of the factors that encourages researchers to develop learning resources in the form of booklets. The booklet is comprehensively prepared but the appearance is still simple, so that in its use it is expected to help students in learning important aspects of plant morphology and anatomy to be more optimal. This study aims to describe the validity of the booklet resulting from the characterization of the morphology and anatomy of the mentawa plant based on local wisdom in East Dusun District. This study uses the Educational Design Research (EDR) research method with Tessmer's formative evaluation design and the research is limited to the one-to-one test stage. The results of the percentage of the booklet validity test by material experts were obtained with a score of 83.73% with a valid category, while the results of the percentage of the booklet validity test by media experts were obtained with ascore of 87.15% with a very valid category. Based on this, the booklet developed is declared valid and can be used as a learning resource based on local wisdom that is effective in improving student understanding, especially in morphology and plant anatomy courses. This research contributes to the development of learning media that is contextual and in accordance with local needs.
Abstrak. Minimnya sumber referensi yang membahas karakterisasi morfologi dan anatomi tumbuhan menjadi tantangan dalam pengembangan sumber belajar yang efektif. Sehingga menjadi salah satu faktor yang mendorong peneliti untuk mengembangkan sumber belajar berbentuk buklet. Buklet disusun secara komprehensif namun tampilannya tetap sederhana, sehingga dalam penggunaanya diharapkan dapat membantu mahasiswa dalam mempelajari aspek penting dari morfologi dan anatomi tumbuhan agar lebih optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan validitas buklet hasil karakterisasi morfologi dan anatomi tumbuhan mentawa berbasis kearifan lokal di Kecamatan Dusun Timur. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Educational Design Research (EDR) dengan desain evaluasi formatif Tessmer dan penelitian dibatasi sampai tahap uji perorangan (one-to-one). Hasil presentase uji validitas buklet oleh ahli materi didapatkan skor 83,73% dengan kategori valid, sedangkan hasil presentase uji validitas buklet oleh ahli media didapatkan skor 87,15% dengan kategori sangat valid. Berdasarkan hal tersebut maka buklet yang dikembangkan dinyatakan valid dan dapat digunakan sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal yang efektif dalam meningkatkan pemahaman mahasiswa, khususnya pada mata kuliah morfologi dan anatomi tumbuhan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan media pembelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan kebutuhan lokal.
Referensi
Akbar, S. (2022). Instrumen perangkat pembelajaran. PT Remaja Rosadkarya.
Apriyeni, O., Syamsurizal, S., Alberida, H., & Rahmi, Y. L. (2021). Booklet validitas pada materi bakteri untuk peserta didik kelas X SMA. Jurnal Edutech Undiksha, 9(1), 8–13. DOI: https://doi.org/10.23887/jeu.v9i1.33805
Diputera, A. M., Yus, A., Handayani, P. H., & Wulan, D. S. A. (2022). Validitas dan reliabilitas isi buku panduan penilaian ahli PLP berbasis pengetahuan pedagogi teknologi dan konten. Jurnal Institut Penelitian dan Kritikus Internasional Budapest, 5(2), 15700–15707. Retrieved from https://www.bircu-journal.com/index.php/birci/article/view/5476
Fatmawati, A. (2016). Pengembangan perangkat pembelajaran konsep pencemaran lingkungan menggunakan model pembelajaran berdasarkan masalah untuk SMA kelas X. Jurnal EduSains, 4(2), 96. DOI: https://doi.org/10.23971/eds.v4i2.512
Fitriani, L., & Krisnawati, Y. (2019). Pengembangan media booklet berbasis keanekaragaman jenis jamur makroskopis. BIOEDUSAINS: Jurnal Pendidikan Biologi Dan Sains, 2(2), 143–151. DOI: https://doi.org/10.31539/bioedusains.v2i2.977
Gultom, A. S., Retnowati, R., & Yani, I. (2022). Development of Learning Media E-Booklet Science Literacy Based Improving Students' Critical Thinking Ability on Immune System Materials. Journal Of Biology Education Research (JBER), 3(1), 23-31. DOI: https://doi.org/10.55215/jber.v3i1.4134
Harahap, I. A., Helendra, H., Farma, S. A., & Syamsurizal, S. (2020). Validitas buklet sistem pernapasan manusia sebagai bahan ajar siswa kelas VIII SMP. Jurnal Bioedukasi, 4(2), 103–110. DOI: https://doi.org/10.24036/bioedu.v4i2.272
Haviz, M. (2013). Penelitian dan pengembangan; Penelitian di bidang kependidikan yang inovatif, produktif, dan bermakna. Jurnal Ilmiah Ta’dib, 16(1), 33. DOI: http://dx.doi.org/10.31958/jt.v16i1.235
Kessler, P. J. A., & Sidiyasa, K. (1994). Trees of the Balikpapan-Samarinda area, East Kalimantan, Indonesia. Tropenbos Foundation.
Magdalena, I., Shodikoh, A. F., Pebrianti, A. R., Jannah, A. W., Susilawati, I., & Tangerang, U. M. (2021). Pentingnya media pembelajaran untuk meningkatkan minat belajar siswa SDN Meruya Selatan 06 Pagi. EDISI: Jurnal Edukasi dan Sains, 3(2), 312–325. Retrieved from https://ejournal.stitpn.ac.id/index.php/edis
Mulyono, A. (2012). Anak berkesulitan belajar: Teori, diagnosis, dan remediasinya. Rineka Cipta.
Nadhiroh, P. S., & Pujiriyanto. (2020). Keterampilan kolaborasi siswa teknologi pendidikan dalam mata kuliah kewirausahaan berbasis proyek. Jurnal Epistema, 1(1), 23–30. DOI: https://doi.org/10.21831/ep.v1i1.32322
Novianti, P., & Syamsurizal, S. (2021). Booklet sebagai suplemen bahan terbuka pada materi kingdom Animalia untuk peserta didik kelas X SMA/MA. Jurnal Edutech Undiksha, 9(2), 225–230. DOI: https://doi.org/10.23887/jeu.v9i2.40438
Novita, N., Hidayati, H., & Masril, M. (2018). Pengaruh penggunaan modul berorientasi pada pendekatan saintifik dalam model Problem Based Learning (PBL) terhadap pembelajaran fisika kelas XI di SMAN 1 Bukittinggi. Pilar Pendidikan Fisika, 11(2), 89–96. DOI: http://dx.doi.org/10.24036/2731171074
Pratiwi, A. N. (2020). Pengembangan modul Plantae Divisio Pteridophyta dengan HOTS untuk mengoptimalkan keterampilan berpikir kritis dan kreativitas siswa SMA. Universitas Negeri Semarang.
Putrawangsa, S. (2019). Design research: Sebagai framework desain pembelajaran. Sanabil.
Putratama, M. Y., Rafdinal, & Gusmalawati, D. (2023). Pemanfaatan Tumbuhan dalam Kegiatan Pangari oleh Masyarakat Suku Dayak Ribun di Desa Suka Gerundi Kecamatan Parindu Kabupaten Sanggau. Jurnal Biologi Tropis, 23(3), 504–514. DOI: https://doi.org/10.29303/jbt.v23i3.5227
Rahmatih, A. N., Yuniastuti, A., & Susanti, R. (2018). Pengembangan booklet berdasarkan kajian potensi dan masalah lokal sebagai suplemen bahan terbuka SMK pertanian. PT Rineka Cipta.
Rani, B. K., Widiyaningrum, P., & Anggraito, Y. U. (2020). Effectiveness of research based booklet media of conventional Biotechnology application as a supplement of Biotechnology teaching materials in Senior High School. Journal of Innovative Science Education, 9(3), 295-300. DOI: https://doi.org/10.15294/jise.v8i3.36051
Ratnawaty, G. J., & Indrawati, R. (2023). Enkapsulasi dan stabilitas pigmen karotenoid dari buah Entawak (Artocarpus anisophyllus). Analit: Analytical and Environmental Chemistry, 8(1), 77–87. DOI: https://doi.org/10.23960/aec.v8i1.2023.p77-87
Rusdi, M. (2018). Penelitian desain dan pengembangan kependidikan: Konsep, prosedur, dan sintesis pengetahuan baru. Rajawali Pers.
Salsabila, R. (2023). Pengembangan buklet hasil karakterisasi morfologi dan anatomi tumbuhan Mentawa (Artocarpus anisophyllus Miq) di Kecamatan Dusun Timur sebagai sumber belajar berbasis kearifan lokal. Skripsi. Universitas Islam Negeri Antasari Banjarmasin. Retrieved from https://idr.uin-antasari.ac.id
Salsabila, U. H., Sari, L. I., Lathif, K. H., Lestari, A. P., & Ayuning, A. (2020). Peran teknologi dalam pembelajaran di masa pandemi Covid-19. Jurnal Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian dan Kajian Sosial Keagamaan, 17(2). DOI: https://doi.org/10.46781/al-mutharahah.v17i2.138
Sari, S., Fakhrurrozi, Y., & Franata, A. Y. (2018). Pemanfaatan kelidang (Artocarpus lanceifolius Roxb.) oleh masyarakat di Pulau Nangka Besar, Kabupaten Bangka Tengah. EKOTONIA: Jurnal Penelitian Biologi, Botani, Zoologi, dan Mikrobiologi, 2(1), 33–41. DOI: https://doi.org/10.33019/ekotonia.v2i1.466
Siburian, J., Hamidah, A., Mangaranap, E., Putri, N. A., & Dina, R. R. (2022). Pengembangan booklet filum Moluska sebagai media pembelajaran untuk siswa SMA. Biologi Pribumi: Jurnal Pendidikan dan Sains Biologi, 5(1), 25–32. DOI: https://doi.org/10.33323/pribumi.v5i1.289
Sugiyono. (2019). Metode penelitian & pengembangan research and development. Alfabeta.
Tessmer, M., & Richey, R. C. (1997). The role of context in learning and instructional design. Educational Technology Research and Development, 45(2), 85–115. Retrieved from https://www.learntechlib.org/p/165000/
Van den Akker, J., Bannan, B., Kelly, A. E., Nieveen, N., & Plomp, T. (2010). Introducing educational design research. In Educational design research. Routledge.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 Rahma Salsabila, Ita Ita, Istiqamah Istiqamah

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


















