Development of a pocket book on biopesticides extracted from chili peppers (Capsicum annuum L.) for controlling leafworm pests (Plutella xylostella)

Penulis

  • Istiqamah Istiqamah Department of Biology Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Antasari, Banjarmasin, South Kalimantan, 70235
  • Muhammad Rijal Saputra Department of Biology Education, Faculty of Tarbiyah and Teacher Training, Universitas Islam Negeri Antasari, Banjarmasin, South Kalimantan, 70235

DOI:

https://doi.org/10.58362/hafecspost.v5i1.154

Kata Kunci:

educational design research, pocket book, biopesticide, chili pepper

Abstrak

The use of chemical pesticides has long-term impacts on both the environment and living organisms. One alternative to chemical pesticides is to replace them with biopesticides made from organic materials that are more environmentally friendly. The use of chili pepper (Capsicum annuum L.) waste is a potential solution because it contains capsaicin, which is toxic to leafworm pests (Plutella xylostella). Books on the use of rotten chili pepper waste as biopesticides are very limited and need to be developed so that the benefits of biopesticides can be utilized by the community. Developing this pocketbook also serves as a practical guide for the use of chili pepper biopesticides to control pests, thereby helping farmers reduce their dependence on chemical pesticides. The objective of this study is to describe the validity of the chili pepper (Capsicum annuum L.) biopesticide handbook for controlling leaf caterpillars.  This type of research is development research with a qualitative and quantitative approach. The development method used is Educational Design Research (EDR), which includes the preliminary research stage, the prototyping phase, and the assessment phase, but in this study, it is limited to the prototyping phase. The data obtained is validity data for the handbook, collected through interviews with three validators, including subject matter experts, media experts, and language experts. This validity data was then analyzed descriptively. The validation results by the experts yielded a validity score of 84.6%, indicating that the book is suitable for use. Thus, the development of this pocketbook is expected to serve as a practical solution in supporting sustainable agriculture that is safer for the environment and human health.

Abstrak. Penggunaan pestisida kimia memiliki dampak jangka baik terhadap lingkungan maupun terhadap makhluk hidup. Salah satu alternatif pengganti pestisida kimia tersebut adalah dengan menggantinya dengan biopestisida yang terbuat dari bahan organik yang lebih ramah lingkungan. Pemanfaatan limbah cabai rawit (Capsicum annuum L.) menjadi solusi potensial karena mengandung capsaicin yang bersifat toksik bagi hama ulat daun (Plutella xylostella). Buku mengenai pemanfaatan limbah cabai rawit busuk sebagai biopestisida ini sangat terbatas dan perlu dikembangkan agar manfaat biopestisida ini dapat digunakan oleh masyarakat. Mengembangkan buku saku ini juga sebagai panduan praktis pemanfaatan biopestisida cabai rawit untuk mengendalikan hama, sehingga dapat membantu petani mengurangi ketergantungan pada pestisida kimia.  Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan validitas buku saku biopestisida cabai rawit (Capsicum annuum L.) untuk  pengendalian hama ulat daun. Jenis penelitian ini adalah jenis penelitian pengembangan dengan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Metode pengembangan yang digunakan adalah Educational Design Research (EDR) yang meliputi tahapan pendahuluan (Preliminary Research), tahap pengembangan (Prototyping Phase), dan tahapan penilaian (Assessment Phase), namun dalam penelitian ini dibatasi sampai tahap pengembangan (Prototyping Phase). Data yang didapat merupakan data validitas buku yang diperoleh melalui angket wawancata terhadap tiga (3) orang validator yang meliputi ahli materi, media, dan bahasa. Data validitas tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil validasi buku saku oleh para ahli menghasilkan skor validitas 84,6%, yang menunjukkan bahwa buku ini layak digunakan. Dengan demikian, pengembangan buku saku ini diharapkan dapat menjadi solusi praktis dalam mendukung pertanian berkelanjutan yang lebih aman bagi lingkungan serta kesehatan manusia.

Referensi

Akbar, S. (2022). Instrumen perangkat pembelajaran (6th ed.). PT Remaja Rosdakarya.

Akker, J. van den. (2010). Introducing educational design research. Routledge.

Alim, K. Y., Rosidi, A., & Suhartono. (2018). Riwayat paparan pestisida sebagai faktor risiko stunting pada anak usia 2–5 tahun di daerah pertanian. Gizi Indonesia, 41(2), 113–122. https://persagi.org/ejournal/index.php/Gizi_Indon/article/view/284

Arsyad, M., Naharuddin, & Fatmawati. (2018). Penerapan media pembelajaran berbasis multimedia interaktif terhadap mahasiswa IKIP Budi Utomo Malang. Agastya: Jurnal Sejarah dan Pembelajarannya, 8(2), 188–198. https://doi.org/10.25273/ajsp.v8i2.2702

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia (4th ed.). PT Gramedia Pustaka Utama.

Christita, M., & Suryawan, A. (2018). The effectiveness of papaya leaves and chili pepper (Capsicum frutescens) as bioinsecticide for white oyster mushroom (Pleurotus ostreatus) cultivation. Jurnal Wasian, 5(2), 79–88. https://doi.org/10.20886/jwas.v5i2.4227

Dian, A. F. (2020). Pengembangan buku saku interaktif berbasis Android dalam pembelajaran IPA (Undergraduate thesis, Universitas Negeri Surabaya).

Ibrahim, M., et al. (2015). Dasar-dasar proses belajar mengajar. Universitas Negeri Surabaya Press.

Istiqamah, & Hazimi, M. (2025). Development of a popular scientific book on water hyacinth liquid organic fertilizer on cowpea growth. Practice of the Science of Teaching Journal (HAFECS), 4(1), 1–7. https://jurnal.hafecs.id/index.php/hafecspost/article/view/82/37

Khoerunisa, R., Khamilah, R. J. N. S., Ayuanindya, D. G., Surtikanti, H. K., & Priyandoko, D. (2024). Kandungan senyawa capsaicin dalam cabai (Capsicum annuum L.) sebagai anti hama pada sayuran: Kajian pustaka. Holistic: Journal of Tropical Agriculture Sciences, 1(2). https://doi.org/10.61511/hjtas.v1i2.2024.354

Mardatillah. (2018). Pengembangan buku saku identifikasi tanaman pada materi keanekaragaman hayati kelas X MIA 3 MA Madani Alauddin Papao (Undergraduate thesis, UIN Alauddin Makassar).

Meikahana, D., & Kriswanto, Y. (2015). Pengembangan buku saku fisika sebagai sumber belajar mandiri pada materi listrik dinamis di SMA Negeri 1 Rembang. Universitas Negeri Yogyakarta.

Natsir, N. A. (2015). Uji ekstrak cabai rawit sebagai pestisida nabati untuk mengendalikan hama ulat titik tumbuh pada tanaman sawi. Biosel: Biology Science and Education, 4(1), 50–58. https://doi.org/10.33477/bs.v4i1.529

Nursam, S., Syahrir, M., & Hanafiah, A. (2016). Pengaruh pestisida nabati buah cabai (Capsicum annuum L.) terhadap mortalitas serangga ulat grayak (Spodoptera litura F.). Universitas Muhammadiyah Makassar. https://repository.unismuh.ac.id/id/eprint/20966

Plomp, T., & Nieveen, N. (2013). An introduction to educational design research: Proceedings of the seminar conducted at the East China Normal University. Stichting Leerplan Ontwikkeling (SLO).

Pratama, F. Y., Pratiwi, Y., & Andajani, K. (2021). Pengembangan bahan ajar menulis teks eksposisi bermuatan cinta lingkungan dengan strategi pemodelan untuk siswa kelas VII SMP. Jurnal Penelitian Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 6(1), 65–76. https://doi.org/10.17977/jp.v1i3.6171

Rahmah, M., Yusup, F., & Pertiwi, A. A. (2023). Validitas buku etnobotani kunyit (Curcuma longa Linn.) dalam pengobatan tradisional Bapidara. Experiment: Journal of Science Education, 3(2), 1–10. https://doi.org/10.18860/experiment.v3i2.23407

Rahmi, B., Riefani, M. K., & Utami, N. H. (2022). Validitas buku ilmiah digital keanekaragaman tumbuhan semak di areal reklamasi pertambangan batubara. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(4), 5818–5826. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i4.2997

Sari, N., Fatchiya, A., & Tjitropranoto, P. (2016). Tingkat penerapan pengendalian hama terpadu (PHT) sayuran di Kenagarian Koto Tinggi, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Jurnal Penyuluhan, 12(1), 22–30. https://journal.ipb.ac.id/index.php/jupe/article/view/11316

Susanti, D. D., & Wicaksono, A. M. (2018). Membangun ekonomi hijau dengan basis pertanian di Provinsi Jawa Tengah tahun 2013–2018. Jurnal Litbang Provinsi Jawa Tengah, 16(1), 33–46. https://doi.org/10.36762/jurnaljateng.v17i2.795

Susilana, R., & Riyana, C. (2018). Media pembelajaran: Hakikat, pengembangan, pemanfaatan, dan penilaian. CV Wacana Prima.

Sutrisno, S., Puspitasari, R. W., Pamungkas, A., & Suaidi, D. A. (2021). The relationship between time and water content of fish dried using solar panel-based dryers. Spektra: Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 6(3), 175–184. https://doi.org/10.21009/SPEKTRA.063.04

Syafitri, A., Yuliatin, D., & Hendrawani, N. A. (2021). Pembuatan pestisida nabati untuk meningkatkan keterampilan petani Desa Duman menuju pertanian organik. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat UNRAM, 5(3), 1–6. https://doi.org/10.36312/linov.v6i2.572

Syamsurizal, Syarif, E. A., Darussyamsu, R., & Farma, S. A. (2021). Developing human movement system booklet as a biology teaching material supplement for XI grade students. JPBI (Jurnal Pendidikan Biologi Indonesia), 7(1), 95–103. https://doi.org/10.22219/jpbi.v7i1.12828

Tessmer, M. (1993). Planning and conducting formative evaluations: Improving the quality of education and training. Kogan Page.

Zaini, M. (2018). Penelitian desain pendidikan: Aplikasi teori ke dalam praktik. Penebar Media Pustaka.

Zhang, H., Chen, Z., Wang, J., & Li, X. (2023). Capsaicin-induced stress in insects: A review of physiological mechanisms and ecological impacts. Pest Management Science, 79(10), 4061–4073. https://doi.org/10.1002/ps.7607

Diterbitkan

2026-05-27

Terbitan

Bagian

Articles