Flipbook development based on problem based learning on chemical bonding material

Penulis

  • Hamidah Hamidah Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University, Langsa, Aceh, 24416
  • Mauliza Mauliza Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University, Langsa, Aceh, 24416
  • Jofrishal Jofrishal Department of Chemistry Education, Faculty of Teacher Training and Education, Samudra University, Langsa, Aceh, 24416

DOI:

https://doi.org/10.58362/hafecspost.v4i2.139

Kata Kunci:

flipbook, problem-based learning, chemical bonding

Abstrak

The Merdeka Curriculum requires interactive digital media, but chemistry learning, especially on chemical bonding material, is still dominated by limited and uninteresting media. Previous studies have produced useful teaching materials, but they are generally small in scale, not yet integrated with PBL, or have not maximized the features of digital flipbooks, so there is still a need for more innovative media. This study developed a flipbook medium based on Problem-Based Learning (PBL) to enhance the effectiveness of chemical bonding instruction. The purpose of this research was to determine the needs, feasibility, practicality, and attractiveness of the developed flipbook. This research employed a Research and Development (R&D) design using the ADDIE model, which includes the stages of analysis, design, development, implementation, and evaluation. The instruments used consisted of interview questionnaires, needs analysis questionnaires, expert validation questionnaires (media and material), as well as practicality and attractiveness questionnaires. The research subjects were chemistry teachers and high school students at public senior high schools in Langsa City. The results of the teacher needs assessment showed a percentage of 71.1%, categorized as “needed.” Media and material expert validations yielded average scores of 0.87 and 0.83, respectively, both classified as “highly feasible.” The media trials with teachers and students resulted in practicality and attractiveness scores of 95% and 83.09%, respectively, categorized as “highly practical” and “highly attractive.” It can be concluded that the PBL-based flipbook developed in this study is practical, useful, and engaging in supporting more effective learning processes. Therefore, this medium can support the implementation of the Merdeka Curriculum through interactive digital learning. Keywords: flipbook; problem-based learning; chemical bonding.

Abstrak. Kurikulum Merdeka menuntut media digital yang interaktif, tetapi pembelajaran kimia, terutama pada materi ikatan kimia masih didominasi media yang terbatas dan kurang menarik. Penelitian sebelumnya menghasilkan bahan ajar yang bermanfaat, namun umumnya berskala kecil, belum terintegrasi PBL, atau belum memaksimalkan fitur flipbook digital, sehingga masih terdapat kebutuhan akan media yang lebih inovatif. Penelitian ini mengembangkan media flipbook berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran ikatan kimia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kebutuhan, kelayakan, kepraktisan dan kemenarikan media flipbook yang dikembangkan. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R&D) yang menggunakan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, perancangan, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Instrumen yang digunakan meliputi angket wawancara, angket analisis kebutuhan, angket validasi ahli (media dan materi) serta angket kepraktisan dan kemenarikan. Subjek penelitian ini adalah guru kimia dan siswa SMA Negeri di Kota Langsa. Hasil penilaian kebutuhan guru menunjukkan persentase 71,1% yang diklasifikasikan sebagai “dibutuhkan”. Validasi oleh ahli media dan ahli materi menghasilkan skor rata-rata 0,87 dan 0,83 yang termasuk dalam kategori “sangat layak”. Uji coba media dengan guru dan siswa menghasilkan kepraktisan sebesar 95% dan kemenarikan sebesar 83,09%, yang keduanya termasuk dalam kategori “sangat praktis” dan “sangat menarik”. Dapat disimpulkan bahwa flipbook berbasis PBL yang dikembangkan dinilai praktis, bermanfaat dan menarik untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif. Sehingga media ini dapat mendukung implementasi Kurikulum Merdeka berbasis pembelajaran digital interaktif.

Referensi

Asmi, A. R., Surbakti B., A. N. D., & Hudaidah, C. (2018). Pengembangan e-modul berbasis materi Pendidikan Karakter untuk pembelajaran mata kuliah Pancasila MPK Universitas Sriwijaya. Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial, 27(1), 1-10. https://scispace.com/pdf/e-module-development-based-flip-book-maker-for-character-15coxzb89k.pdf

Branch, R. M. (2009). Instructional design-the ADDIE Approach. New York: Springer. In Encyclopedia of Creativity, Invention, Innovation and Entrepreneurship. https://share.google/bXSXn9A28IIoPOr5g

Destiara, M. (2019). Analisis kepraktisan pengembangan bahan ajar biologi berbasis Islam-sains berbantuan media augmented reality. In Proceeding Antasari International Conference, 1(1). https://share.google/OjjPgC9zqlanYF4ol

Febriani, S. S., & Aini, S. (2021). Pengembangan media pembelajaran powerpoint interaktif berbasis inkuiri terbimbing pada materi Ikatan Kimia Kelas X SMA/MA. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 3(4), 215-222. https://doi.org/10.38035/rrj.v3i4.343

Gulo, M., & Tafonao, T. (2023). Guru dan peserta didik: evaluasi diagnostik dalam penerapan metode ceramah. Jubah Raja: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajaran, 2(1), 1-7. https://id.scribd.com/document/731347597/Jurnal

Ismail, A. I., & Hasanah, Q. (2024). Pengembangan e-modul interaktif berbasis canva-flipbook pada penuntun praktikum Kimia Dasar. Saqbe: Jurnal Sains dan Pembelajarannya, 1(1), 1-8. https://share.google/jPtrplamOTrKCB0bs

Kemendikbud. (2024). Peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan, nomor 12 tahun 2024 tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. https://share.google/cxXkTYirPJ0x71u2Y

Kusuma, A. M., & Fitrihidajati, H. (2024). Pengembangan flipbook ekosistem berbasis problem based learning untuk melatihkan keterampilan berpikir kritis peserta didik Kelas X SMA. Berkala Ilmiah Pendidikan Biologi (BioEdu), 13(1), 155-163. https://share.google/0FZNFBsqpe7TWGbf3

Mulyadi, D. U., Wahyuni, S., & Handayani, R. D. (2016). Pengembangan media flash flipbook untuk meningkatkan keterampilan berfikir kreatif siswa dalam pembelajaran IPA di SMP. Jurnal Pembelajaran Fisika, 4(4), 296–301. https://share.google/gKeOcQZ5r3LnEPX3s

Nazira, I. (2021). “Pengembangan e-module berbasis software Flip Pdf Professional pada materi ikatan kimia di MAN 1 Banda Aceh”. (Undergraduate thesis, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh). https://share.google/Zii4TPerFIwFPvCOG

Nenohai, J. A., Sudirman, S., Naat, J. N., & Sarifudin, K. (2022). Pengembangan bahan ajar digital interaktif berbasis kvisoft flipbook maker pada materi pokok ikatan kimia untuk SMA/MA Kelas X. Jurnal Beta Kimia, 2(1), 41 50. https://doi.org/10.35508/jbk.v2i1.7093

Nurhayati, N., Linda, R., & Anwar, L. (2022). E-module using FlipHTML5 application on chemical bond material. Jurnal Pendidikan Kimia Indonesia, 6(2), 133-141. https://share.google/Wsp24g3Rauvqjn4i2

Oktaviani, C., Nurmaliah, C., & Mahidin, M. (2019). Upaya pengembangan psikomotorik peserta didik melalui implementasi problem based learning. Jurnal Serambi Ilmu, 20(2), 202-216. https://doi.org/10.32672/jsi.v20i2.987

Sa’diyah, C., & Suryandari, E. T. (2021). Pengembangan LKPD berbasis problem based learning pada materi ikatan kimia. In Prosiding Seminar Nasional Kimia dan Pendidikan Kimia (SN-KPK), (pp. 86-92). https://share.google/ACQtAHR2QCW5rSvVH

Setyawan, M., & Koeswanti, H. D. (2021). Pembelajaran problem based learning terhadap berpikir kritis peserta didik sekolah dasar. Mimbar PGSD Undiksha, 9(3), 489-496. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v9i3.41099

Simanjuntak, C. Y. B., & Purba, J. (2024). Pengembangan e-modul berbasis discovery learning dengan bantuan flip PDF corporate edition pada materi ikatan kimia. Jurnal Pendidikan Kimia FKIP Universitas Halu Oleo, 9(1), 26-39. https://doi.org/10.36709/jpkim.v9i1.79

Wahyuni, N. W. A. S., Citrawathi, D. M., & Heny, A. P. (2023). Pengembangan e-modul flipbook berbasis problem based learning untuk siswa SMA pada materi pencemaran lingkungan. Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, 4(2), 82-94. https://doi.org/10.32332/al-jahiz.v4i2.7467

Waruwu, M. (2024). Metode penelitian dan pengembangan (R & D): Konsep, jenis, tahapan dan kelebihan. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(2), 1220-1230. https://doi.org/10.29303/jipp.v9i2.2141

Winarni, W., Suparmi, S., & Sarwanto, S. (2014). Pengembangan modul berbasis inkuiri terbimbing pada pokok bahasan kalor untuk SMA/MA Kelas X. Jurnal Program Studi Pendidikan Sains, Universitas Sebelas Maret, 3(1), 1-10. https://doi.org/10.20961/inkuiri.v3i01.9690

Yanti, Y. E., & Sari, D. I. (2021). Pengembangan media kosir untuk meningkatkan motivasi belajar siswa kelas V SD. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang, 7(1), 186-197. https://doi.org/10.36989/didaktik.v7i01.181

Diterbitkan

2025-11-20

Terbitan

Bagian

Articles